Address
Perum Puri Indah ED 44, Sidoarjo
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
Perum Puri Indah ED 44, Sidoarjo
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Pekalongan dikenal sebagai salah satu kota strategis di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan, industri batik, dan transportasi. Terletak di jalur utama Pantura, Pekalongan menjadi titik penghubung penting antara Jakarta, Semarang, dan kota-kota lain di pantura Jawa Tengah. Menyewa billboard di Pekalongan mampu menjangkau audiens luas — mulai dari pengguna jalan lintas provinsi, masyarakat lokal, hingga wisatawan yang melintas di jalur utama ini.
Banyak titik billboard di Pekalongan berada di jalan utama seperti Jl. Raya Pekalongan–Batang, Jl. Jend. Sudirman, kawasan pusat kota, area perdagangan, hingga sekitar terminal dan persimpangan strategis. Lokasi-lokasi ini memiliki arus kendaraan yang tinggi setiap hari, memastikan iklan Anda mudah dilihat dan diingat oleh ribuan orang yang melintas.
Billboard di Pekalongan bekerja tanpa henti sepanjang hari. Dengan pencahayaan yang optimal, pesan iklan Anda tetap terlihat jelas baik siang maupun malam hari, memberikan eksposur maksimal bagi brand dan meningkatkan efektivitas promosi.
Menampilkan iklan di billboard besar di Pekalongan memberikan kesan profesional dan kredibel. Brand Anda akan lebih dikenal masyarakat, membangun kepercayaan konsumen, serta memperkuat citra positif di pasar lokal maupun regional.

Salah satu jalan paling ramai di Kota Pekalongan, dikelilingi kawasan perdagangan, perkantoran, dan pusat bisnis. Arus kendaraan stabil sepanjang hari, membuat billboard di lokasi ini sangat terlihat dan efektif menjangkau masyarakat kota.

Merupakan jalur strategis yang menghubungkan area pusat kota dengan berbagai kawasan komersial. Tingkat mobilitas tinggi menjadikan titik ini cocok untuk promosi brand yang ingin dikenal lebih luas.

Dikenal sebagai area padat aktivitas dengan banyak toko, permukiman, dan fasilitas umum. Billboard di jalan ini mampu menarik perhatian pengguna jalan lokal maupun pendatang.

Jalur nasional utama yang dilalui kendaraan antar-provinsi setiap hari. Dengan volume lalu lintas besar, pemasangan billboard di Pantura Pekalongan memberikan jangkauan luas dan eksposur maksimal bagi iklan Anda.

Jalan yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah Doro dan kecamatan sekitarnya. Cocok untuk branding yang menyasar masyarakat lokal dan pengguna jalan yang melintasi daerah perbukitan menuju kawasan wisata.
Baca Juga : Lokasi Billboard Surabaya, Pemasangan di Lokasi Strategis
Pahami terlebih dahulu apa yang ingin dicapai dari pemasangan billboard — apakah untuk memperkenalkan produk baru, membangun brand awareness, atau meningkatkan penjualan di wilayah Pekalongan. Tujuan yang jelas akan membantu menentukan strategi pemasangan yang paling tepat dan efisien.
Pekalongan memiliki banyak titik potensial untuk pemasangan billboard, seperti di Jl. DR. Cipto Mangunkusomo, Jl. Gajah Mada, Jl. Imam Bonjol, Jl. Pantura, hingga Jl. Raya Doro. Pilih lokasi yang sesuai dengan target audiens agar pesan iklan lebih tepat sasaran dan efektif menjangkau masyarakat lokal, pengguna jalan pantura, hingga kendaraan yang melintas dari arah Batang, Pemalang, atau Wiradesa.
Carilah vendor atau agen advertising terpercaya di Pekalongan. Pastikan mereka memiliki lokasi resmi, menawarkan harga yang transparan, serta membantu proses perizinan dan pemasangan billboard secara profesional — seperti Duta Asia Advertising, yang berpengalaman dalam layanan periklanan luar ruang di berbagai wilayah Indonesia.
Rancang desain iklan yang menarik, singkat, dan mudah dibaca dari jarak jauh. Gunakan kombinasi warna yang kontras dan pesan yang kuat agar mudah diingat. Pastikan hasil cetak berkualitas tinggi agar billboard tahan terhadap cuaca pesisir dan tetap terlihat jelas baik siang maupun malam hari, terutama di jalur-jalur ramai di pusat kota maupun pantura Pekalongan.
Setelah billboard terpasang di lokasi pilihan, lakukan pemantauan berkala untuk menilai efektivitasnya. Evaluasi apakah lokasi tersebut memberikan hasil sesuai target, serta pertimbangkan untuk memperpanjang masa sewa atau berpindah ke titik lain yang lebih strategis jika diperlukan.
Ada pertanyaan terkait pemasangan billboard di Pekalongan? Tenang, kami sudah merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan. Berikut FAQ lengkap seputar billboard di Pekalongan.
Ya. Berdasarkan Peraturan Daerah setempat, reklame (termasuk billboard) dikenakan pajak Nilai Sewa Reklame (NSR). Besaran NSR ditentukan oleh jenis reklame atau billboard yang digunakan. Umumnya, billboard dibedakan menjadi dua kategori utama, yaitu billboard produk yang mempromosikan barang atau jasa tertentu, dan billboard non-produk seperti iklan layanan masyarakat. Pajak billboard produk biasanya lebih tinggi dibandingkan billboard non-produk, bahkan bisa mencapai beberapa kali lipat dari billboard non-komersial.
Biaya pasang iklan di billboard sama dengan biaya sewa billboard itu sendiri. Harga ini biasanya sudah mencakup sewa lokasi, perawatan, dan penerangan (lampu billboard). Di Pekalongan, harga sewa billboard dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ukuran billboard, lokasi pemasangan (misalnya di Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Dr. Cipto, Jl. Raya Pantura Wiradesa, Jl. Hayam Wuruk, atau sekitar pusat kota dan kawasan perdagangan), ketersediaan penerangan malam hari, serta arah dan sudut pandang billboard terhadap arus lalu lintas. Semakin strategis dan ramai lokasinya, semakin tinggi pula nilai sewanya.
Umumnya tidak ada sewa billboard harian, baik di Pekalongan maupun di wilayah sekitarnya. Masa sewa billboard biasanya ditetapkan per bulan, per enam bulan, atau per tahun. Namun, jika Anda ingin memperkirakan biaya per hari, cukup bagi harga sewa bulanan dengan 30 hari untuk mendapatkan estimasi kasarnya.
Billboard yang tidak dikenakan pajak adalah billboard digital atau iklan online yang tayang di media seperti televisi, radio, media sosial, atau platform digital lainnya. Sementara itu, billboard fisik di Pekalongan — baik di kawasan kota, jalan utama, maupun jalur Pantura seperti Wiradesa, Kajen, dan Buaran — tetap dikenakan pajak reklame sesuai ketentuan daerah.
Jawabannya, tentu bisa. Billboard terbukti menjadi media promosi yang sangat efektif, apalagi Pekalongan merupakan wilayah strategis di jalur Pantura dengan aktivitas ekonomi, perindustrian, perdagangan batik, dan mobilitas masyarakat yang tinggi setiap harinya. Menempatkan billboard di titik-titik ramai seperti Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Dr. Cipto, atau kawasan Pantura Wiradesa akan membantu brand Anda menjangkau ribuan orang setiap hari dan memperkuat citra bisnis di mata publik.
Jadi, jika bisnis Anda ingin dikenal lebih luas, sekarang saatnya beriklan melalui billboard di Pekalongan bersama Duta Asia Advertising — mitra terpercaya untuk solusi promosi luar ruang yang profesional dan tepat sasaran.
Akhir kata, sekedar mengingatkan saja. Jika butuh jasa advertising lokasi billboard Pekalongan, segera hubungi Duta Asia Advertising (0812-311-50000). Jasa lokasi billboard Pekalongan terpercaya.